You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Equistrian Akan Dilengkapi Mess Pelatih, Atlet dan Joki
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Equestrian Harus Steril Dari Hunian Warga

Untuk memenuhi standar internasional Asian Games 2018, kawasan equestrian atau kuda halang rintang harus bebas dari hunian warga. Dirut PT Pulomas Jaya, Landi Rizaldi mengatakan, di kawasan ini akan dibangun asrama joki, pelatihan dan atlet.

Untuk memenuhi persyaratan taraf internasional maka kawasan ini harus steril dari rumah penduduk

"Untuk memenuhi persyaratan taraf internasional maka kawasan ini harus steril dari rumah penduduk," kata Landi, Rabu (20/4).

Landi menambahkan, total luas  lahan di kawasan Pulomas ini mencapai 34 hektare. Seluruhnya milik PT Pulomas Jaya yang merupakan anak perusahaan PT Jakarta Propertindo. Pihaknya ditugaskan untuk membenahi kawasan yang akan dijadikan equestrian Asian Games 2018. Luas lahan yang dipergunakan sekitar 8.000 meter persegi.

39 Bangunan di Pacuan Kuda Pulomas Dibongkar

Sesuai master plan, di kawasan bekas bongkaran itu akan dibangun fasilitas penunjang. Di antaranya kamar ganti pelatih saat akan bertanding. Kemudian ada klinik kuda dan dormitory atau asrama untuk joki, perawat kuda dan pelatih kuda. Atlet yang tinggal di asrama itu hanya perawat dan pelatih tanpa membawa anggota keluarganya.

"Untuk memenuhi standar internasional equestrian, tentunya perlu dibangun fasilitas penunjang yang lengkap," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2085 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1067 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye971 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye956 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye956 personFakhrizal Fakhri